Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Viral Gairah Seks di Dalam Taksi

 Biodataviral.com - Peristiwa ini berawal dari sekitar dua bulan yang lalu dan berlanjut hingga beberapa kali hingga saat ini. Percintaanku dengan seorang perempuan berumur 41 tahun yang tergolong masih tetanggaku sendiri, sebut saja namanya Budhe Siti.

Aku adalah seorang pemuda yang berumur sekitar 19 tahun dan telah lulus dari sebuah Sekolah Menengah Umum Negeri di Malang dan tinggal di sebuah desa kecil di sebelah selatan kota Malang, sebuah desa yang tidak terlalu ramai karena letaknya yang sangat jauh dari pusat kota.


Budhe Siti sendiri adalah seorang tetanggaku yang bertempat tinggal tepat di belakang rumahku. Perempuan ini berumur sekitar 40 tahun dan sudah mempunyai suami serta tiga orang anak, yang satu masih duduk di bangku kelas 6 SD sementara yang lainnya sudah menginjak bangku SMP. Suami Budhe Siti bekerja sebagai tukang kebun di sebuah sekolah negeri di kota.

Mengenai postur tubuh Budhe Siti hingga aku mau untuk bersetubuh dan berselingkuh dengannya tampaknya bukan hal yang terlalu menarik untuk dipaparkan karena postur tubuh Budhe Siti bukanlah bagaikan seorang artis yang cantik, gemulai, dan menggairahkan seperti layaknya model iklan atau pemain sinetron kelas atas, tetapi ia hanyalah seorang perempuan kampung istri seorang tukang kebun dan seorang ibu rumah tangga yang selalu direpotkan oleh urusan-urusan keluarga hingga tidak sempat untuk melakukan kegiatan BL (body language), renang, dan berolah raga seperti kebanyakan orang kaya. Tentulah dapat dibayangkan bagaimana tubuh Budhe Siti. Bentuk badan ibu rumah tangga ini adalah biasa saja atau bahkan oleh sebagian besar pemuda body Budhe Siti dapat dipandang sangat tidak menarik. Tinggi badan perempuan beranak tiga itu sekitar 154 cm dan berat badan 50 kg. Anda dapat membayangkan sendiri bagaimana bentuk tubuhnya dengan ukuran seperti itu.

Mengenai nafsu dan gairahku terhadap Budhe Siti bukan terbentuk dalam waktu yang singkat, tetapi nafsu dan gairah itu dapat dibilang mulai terbentuk semenjak aku masih berumur sekitar 14 tahun dan masih menginjak bangku SMP. Waktu itu aku sering kali bermain-main dan mandi di sungai yang berada di dekat kampungku, dan di saat-saat aku bermain dan mandi di sungai itulah acapkali aku melihat Budhe Siti bertelanjang diri mencuci dan mandi di sungai tersebut. Dan tidak jarang pula sembari mengintip ia mandi aku melakukan masturbasi karena tidak tahan melihatnya bugil tanpa sehelai kain pun yang menempel di tubuhnya.

Setelah menginjak bangku SMU aku pun tidak pernah lagi pergi ke sungai itu baik untuk sekedar bermain atau pun mandi. Lagi pula aku harus bersekolah di SMU yang berada di pusat kota yang letaknya sangat jauh dari perkampunganku hingga aku terpaksa harus indekost selama kurang lebih tiga tahun masa studiku di SMU dan aku jarang sekali pulang ke rumahku di kampung.


Baru sekitar pertengahan tahun 2024 silam aku lulus dari bangku SMU dan kembali ke rumahku di kampung. Dan setelah lulus dari SMU aku pun masih harus menganggur karena tahun ini aku tidak sukses dalam ujian masuk PTN (SPMB). Terpaksa aku harus mencoba lagi di tahun mendatang untuk dapat diterima di PTN.

Selama menganggur aku seringkali luntang lantung sendiri karena tidak punya pekerjaan dan apalagi teman-temanku semasa kecil dulu ternyata kebanyakan sudah menempuh studi di perguruan tinggi di kota dan sebagian lagi sudah bekerja dan jarang sekali pulang, sehingga kondisi perkampunganku acapkali terlihat sepi akan para pemuda. Yang banyak terlihat pastilah hanyalah bapak-bapak atau ibu-ibu dan beberapa anak yang masih kecil. Lanjut baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

Kisah Ngentot Bibik Saat Tiduk Sekamar

 Topoin.com - Pada jaman dahulu, adalah sebuah kerajaan nun jauh di kaki sebuah gunung. Tanahnya subur, rakyatnya hidup makmur dan berkecukupan. Raja muda yang memerintah kala itu amat dicintai rakyat. Istananya besar dan megah, dikelilingi kebun yang luas sampai ke tepi hutan. Raja membuat sebuah kolam di tengah kebun, khusus untuk permaisuri yang dicintainya.


Namun ada satu hal yang merisaukan hati sang Raja. Sekian tahun sudah ia mengambil permaisuri, mereka belum juga dikaruniai keturunan. Berbagai cara sudah dicoba, dan mereka hampir putus asa. Padahal Raja ini nafsunya besar sekali. Selain satu permaisuri, raja mempunyai 12 gundik untuk melayaninya, setiap saat dia butuh pelampiasan. Anehnya, tak satupun dari wanita-wanita ini berhasil dihamili. Lalu seorang nenek sihir memberi ramuan spesial buat Raja, dan melarangnya menemui gundiknya selama beberapa minggu.

Akhirnya, Raja selalu melampiaskan nafsunya dengan si permaisuri, hampir tiap malam terdengar beberapa kali rintihan permaisuri, dan erangan nikmat sang Raja, dan sembilan bulan kemudian lahirlah seorang putri yang sangat cantik. Rambutnya ikal, matanya besar, kulitnya putih mulus, dengan pipi sehat berwarna pink dan bibir yang merah merekah. Raja dan ratu mengadakan pesta besar untuk memberi nama putri mereka ini, dan mereka mengundang semua peri dan jin yang ada di hutan dan gunung untuk memberkatinya.

Pesta berjalan meriah. Orang-orang bijak memberi nama Maya, pada putri cilik ini. Semua rakyat diundang, dan ketika orang-orang sedang menikmati makanan dan tarian, tiba-tiba ada keributan di pintu gerbang. Ternyata Raja dan ratu lupa mengundang nenek yang membantu permaisuri supaya bisa hamil. Dan si nenek sihir berusaha masuk dengan paksa, dihadang prajurit istana. Raja dan ratu mohon maaf kepada si nenek, dan berkata bila dia itu mau, akan diberikan tempat duduk terhormat di meja makan, dengan makanan di piring emas dan minum dari gelas kristal. Namun si dukun sudah keburu sakit hati. Dan karena dia pikir dia yang terakhir datang, dikutuklah si bayi itu.
“Terkutuklah Putri Maya! Di usianya yang ke-17 ia akan tertusuk jarum, dan dia akan MATI!” Teriak si nenek menggelegar. Kemudian dia menghilang begitu saja, raib tanpa bekas.

Raja dan ratu dan semua orang di pesta itu tertegun, dan pesta meriah berubah menjadi duka cita. Ratu menangis dan semua orang bersedih.
Tapi tiba-tiba seorang peri berkata”, Jangan sedih, aku masih keturunan orang berilmu, meskipun aku tak mampu menghapus kutukan nenek sihir, aku bisa memperkuat sang putri hingga ia tak akan mati”.




Semua orang pun melihatnya dengan penuh harap.
“Dan kuramalkan, akan datang pangeran yang sungguh perkasa untuk menyelamatkan sang putri, hanya pangeran inilah yang tahu caranya”.
Orang-orang mendesah lega, dan pesta pun berlanjut dengan gembira. Raja memerintahkan agar semua jarum di kerajaan itu dimusnahkan.

Mendekati usianya yang ke-17, Putri Maya bertambah cantik, ia pun sangat pandai dan selalu ingin tahu. Pada suatu hari ia berjalan-jalan di kebun bunga istana, dan ia melihat seorang nenek duduk di dekat kolam, memegang sesuatu di tangannya. Lanjut baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

Viral Berburu Anal Seks Dari Pekanbaru Hingga Jakarta 3

 Tradingan.com - Rupanya bus sudah sampai disebuah rumah makan di daerah Gunung Medan. Ina rupanya terbangun karena silaunya cahaya lampu, mula mula matanya terbuka setengahnya, dia melihat ke arahku tetapi tidak bicara apa apa, sepertinya bengong.

“Hai bangun.. Kita harus makan dulu ntar kelaparan,”aku berkata sambil membelai rambutnya.


Dia kaget melihat posisi tidurnya yang sudah dalam pelukanku dan tangan kanannya masih tetap menekan penisku.

“Wah.. Aku kok jadi gini tidurnya”
“Tadi kamu rebah ke bahuku, aku mau bangunin tapi kulihat kamu nyeyak sekali.. Ya kubiarkan aja, kamu marah..”

Aku menerangkan apa yang terjadi, tapi tentu saja tidak semuanya, karena soal siku mendarat di payudara harus ditutup rapat dulu.

“Oh.. Maaf ya bang, Ina jadi membebani Abang”dia menjawab sambil bangkit dan terus mengambil sisir.
Dalam hati aku berkata, “Nggak tahu dia, memang itu yang kuharap”
“Ok mari kita turun, Ina Abang tunggu diruang makan ya.., e.. e.. mandinya jangan lama lama!, busnya cuma berhenti 30 menit”
“Iya bang” Ina berlalu menuju kamar mandi perempuan.

Perjalanan kembali dilanjutkan dengan sopir yang sudah berganti dan kulihat jam di dinding depan bus menunjukkan pukul 11 malam. Udara didalam bus semakin terasa menusuk tulang, padahal ac sudah di set oleh kondektur pada setting minimum. Namun yang pasti setelah makan malam aku dan Ina sudah semakin akrab, malah sewaktu keluar dari rumah makan dia sempat bergelayutan dipundakku.

Karena sama sama kedinginan secara reflex kami mulai saling merapatkan tubuh mencari kehangatan.

“Ina nggak bawa jaket,” aku bertanya karena melihat dia sedikit mengigil kedinginan
“Lupa bang.. Padahal tadi sudah ditarok diatas meja, tapi tak apalah kan ada selimut hangat nih, Abang tak kedinginan”
“Sebetulnya dingin sih, Cuma jadi hangat karena duduk disamping Ina”
“Nah.. Jangan macam macam ya.. Kan sudah janji”dia seperti mengancam aku, tetapi justru duduknya semakin merapat.
“He he..”

Aku hanya menyeringai dan lansung meraih selimut buat menutupi kakiku. Kulihat Ina juga melakukan hal yang sama, akhirnya selimut tersebut bertaut menjadi satu menutupi bagian bawah tubuh kami. Lampu interior satu demi satu dimatikan, hanya lampu di pintu toilet yang masih menyala. Sungguh suasana yang sangat romantis, ditambah lagi dengan alunan lembut suara penyanyi dari sound sytem mobil ‘When a Man Love a Woman’.



Kali ini jalan yang kami tempuh lebih banyak dalam kondisi lurus serta mulus sehingga memuat sang sopir betul betul memaksimalkan kecepatan busnya. Guncangan dan bantingan sudah jarang terjadi, akibatnya hampir sebagian besar penumpang tertidur dengan pulasnya. Tapi aku nggak bisa tidur, perasaanku begitu gelisah, hangatnya tubuh Ina telah membangkitkan gairahku. Apa yang harus kulakukan, ini didalam bus bukan dihotel! tapi bukanlah laki laki namanya kalau nggak berani mencoba dan berusaha. Lanjut baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

Viral Berburu Anal Seks Dari Pekanbaru Hingga Jakarta 2

 Tradingan.com - Pekanbaru, ibukota propinsi Riau memang berkembang dengan pesatnya, maklum dengan kandungan minyak serta gas alam yang melimpah dan potensi hutan yang kaya dengan kayu untuk industri, maka tak heran bangunan bangunan baru seperti kantor pemerintah, ruko dan malah plaza plaza bermunculan dimana mana. Apalagi saat ini perkebunan kelapa sawit dalam skala besar sudah mulai menghasilkan minyak yang pada dasarnya juga akan ikut menaikkan PAD daerah dan memperkuat daya beli masyarakat.


Tetapi satu hal yang selalu menghantui fikiranku adalah” Apakah warga Pekanbaru asli akan bernasib sama dengan saudaranya orang Betawi yang tidak bisa menjadi tuan di tempat kelahirannya sendiri” Semoga tidak demikian, karena factor budaya dan adat istiadat meraka sangat berbeda, sehingga cara pandang mereka terhadap para pendatang juga sangat berbeda.

“When a man love a woman” alunan lembut suara serak Michael Bolton membuat fikir ku merasa rileks, apalagi didukung oleh tempat duduk yang sangat nyaman. Kurebahkan sandaran bangku kebelakang, foot leg kunaikkan selimut segera kututupkan kekaki karena dinginnya ac mulai terasa dan bantal kecil kupeluk buat menghangatkan bagian perut yang terasa kembung diterpa udara dingin

Wah aku betul betul surprise, nggak nyangka kalau ada bus yang demikian bagusnya, sehingga tempat duduknya bisa dirubah menjadi tempat tidur yang cukup memadai buat ditempati selama 36 jam kedepan. Pelan tetapi pasti, seiring alunan lagu dan buaiyan lenggak lenggok bus dalam menapaki setiap tikungan maka mataku mulai berat

“Tidur.. Ah..”

Aku nggak bisa ceritakan seperti apa aku tidur waktu itu.. He he he, yang pasti tidurku begitu nyenyaknya sehingga sama sekali aku tidak menyadari kalau disampingku sekarang telah duduk seorang gadis cantik yang rupanya naik di Teratak Buluh.

“Maaf Bang kalau tidurnya terganggu”
“Oh.. Nggak”

Aku bangun sambil memastikan tidak ada setetes ilerpun yang tak terkontrol sehingga keluar melampaui garis bibir dan dengan ujung telunjuk kubersihkan taik mata yang mungkin nongol disudut sudut mata. Syukur kali ini aku nggak tidur ngiler dan juga nggak ada taik mata, berarti tubuhku masih bisa menjaga martabat tuannya di depan seorang gadis cantik yang belum kukenal.

Kalaulah tadi aku tidur ngiler dan bangun dengan mata penuh dengan ampas airmata, waduh.. ajegile, tentu sigadis disebelah akan hilang selera buat kuajak berkenalan dan alangkah ruginya kalau sepanjang perjalanan 1350 km cuma bengong dan tidur aja.

“Wah jam berapa ini” Aku bertanya pada sendiri sambil melihat jam tangan, ternyata aku tertidur selama dua jam limabelas menit.



“Sekarang sudah jam enam sperempat bang” Gadis disebelahku berbaik hati memberi tahu sambil memandang dengan matanya yang teduh.
“Oh iya, saya kurang tidur semalam dan perjalanan dari Duri ke Pekanbaru sangat melelahkan karena ac mobilnya mati”

Aku memberikan sedikit keterangan tanpa peduli dia butuh atau tidak, hitung hitung balas jasalah karena dia sepertinya memberi perhatian sama aku. Lanjut baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

Viral Berburu Anal Seks Dari Pekanbaru Hingga Jakarta 1

 Aopok.com - Hujan turun demikian derasnya, Jakarta kembali kebanjiran akibatnya macet dimana mana.

Jam baru menunjukkan pukul 15 lewat 20 menit, antrian di depan pintu toll Rawamangun sudah hampir mencapai lampu merah Hutan kayu. Tidak ada lagi yang dapat aku lakukan untuk keluar dari lingkaran kemacetan ini, karena posisi mobilku sudah ditengah, kiri kanan.. Kena, begitu juga depan dan belakang.


Persis diantrian sebelah kiri kulihat seorang gadis dengan rambut dikepang 2 memandangi kemacetan dengan senyum dikulum. Mungkin bagi dia tidak ada yang perlu dipermasalahkan, tinggal duduk enak dikursi bus yang empuk sambil menikmati musik dan menonton tayangan video. Lain halnya dengan aku yang harus terus menerus menginjak kopleng dan rem serta stress takut bersenggolan dengan kendaraan lain, betul betul capek lahir bathin.

Jakarta-Pekanbaru PP, demikian yang tertulis dikaca depan bus tersebut. Ini adalah salah satu bus terbaik yang masih setia melayani trayeknya walaupun terus menerus digempur dengan tarif super murah oleh perusahaan penerbangan.

Dengan sedikit mengangkat kepala aku dapat melihat keseluruhan dari bus tersebut, warnanya kombinasi kuning, hijau dan dipermanis dengan garis garis warna ungu dibahagian belakangnya.

Isinya hanya 6 orang, berarti 3 awak bus plus 3 penumpangnya. Sungguh saat ini adalah masa masa sulit buat pengusaha bus jarak jauh, apalagi dengan trayek dari Jakarta ke kota kota di pulau Sumatera. Harga tiket pesawat adakalanya lebih rendah dari pada harga karcis bus executive. Tidak cukup dengan derita itu saja, jalan jalan disepanjang lintas Sumatra kondisinya betul betul menggenaskan. Kita tidak bisa lagi memilih” Jalan mana yang akan ditempuh, tetapi mesti memilih lobang mana yang akan dimasuki” yang tersisa bukan lagi jalan tetapi lobang yang sambung menyambung dengan panjang ribuan kilometer.

Sorry nglantur..!, bus dan gadis tersebut tiba tiba mengusik kenangan lamaku dengan seorang gadis dari Pekanbaru. Apalagi dari station FM yang kustel sebagai penghilang jemu, berkumandang lagu lama” When a man love a woman” oleh Michael Bolton. Lengkaplah sudah pemicu layar kenangan tersebut, semua tiba tiba tergambar dengan jelas di depan mata.

Kejadiannya terjadi beberapa tahun yang lalu, waktu itu musim kemarau sedang berada dipuncaknya. Disepanjang pulau Kalimantan dan pulau Sumatera terjadi kebakaran hutan yang maha hebat. Asap menyelimuti hampir sepertiga dari wilayah Indonesia malah sampai menyeberangi selat Melaka, dengan menutup rata Singapura serta membuat hilangnya cahaya matahari di beberapa negara bahagian di Malaysia.

Pelabuhan udara Sultan Syarief Kasim, Pekanbaru sudah 1 mingu ditutup karena jarak pandang yang hanya beberapa meter saja. Jangankan buat pilot pesawat yang butuh jarak pandang yang jauh, para pengemudi kendaraan bermotorpun sudah sangat kesulitan untuk melaju dengan aman di jalan raya.



Aku baru saja menyelesaikan tugas di salah satu perusahaan minyak di Duri dan harus segera kembali ke Jakarta, tidak ada kamus menunggu dalam pelaksaan tugas dari kantorku. Apa boleh buat aku mesti kembali dengan menumpang bus antar Kota dan antar Propinsi. Aku sudah membayangkan ketidaknyamanan yang akan dialami selama lebih kurang 36 jam diatas bus dengan menelusuri jalan lintas sumatera sepanjang 1350 km dan melintasi 4 propinsi di lintas tengah. Lanjut baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

Viral Ngentot Anus di Saat Liburan Plus

 Aopok.com - Pertama-tama perkenalkan saya Andy (bukan nama sebenarnya). Saat ini saya menginjak 19tahun, dan kisah ini terjadi kira-kira 2 bulan yang lalu, saat aku liburan akhir semester. Waktu itu aku sedang libur sekolah. Aku berencana pergi ke villa tanteku di kota M. Tanteku ini namanya Sofi, orangnya cantik, tubuhnya-pun sangat padat berisi, dan sangat terawat walaupun usia nya memasuki 38 tahun. Aku ingat betul, pagi itu, hari sabtu, aku berangkat dari kota S menuju kota M.

Sesampainya di sana, aku pun disambut dengan ramah. Setelah saling tanya-menanya kabar, aku pun diantarkan ke kamar oleh pembantu tanteku, sebut saja Bi Sum, orangnya mirip penyanyi keroncong Sundari Soekotjo, tubuhnya yang indah tak kalah dengan tanteku, Bi Sum ini orangnya sangat polos, dan usianya hampir sama dengan tante Sofi, yang membuatku tak berkedip saat mengikutinya dari belakang adalah bongkahan pantat nya yang nampak sangat seksi bergerak Kiri-kanan, kiri-kanan, kiri-kanan saat ia berjalan, seeakan menantangku untuk meremas nya.


Setelah sampai dikamar aku tertegun sejenak, mengamati apa yang kulihat, kamar yang luas dengan interior yang ber-kelas di dalamnya. sedang asyik-asyik nya melamun aku dikagetkan oleh suara Bi sum.
“Den, ini kamarnya.”
“Eh iya Bi.” jawabku setengah tergagap.
Aku segera menghempaskan ranselku begitu saja di tempat tidur.
“Den, nanti kalau ada perlu apa-apa panggil Bibi aja ya?” ucapnya sambil berlalu.
“Eh, tunggu Bi, Bibi bisa mijit kan? badanku pegel nih.” Kataku setengah memelas.
“Kalau sekedar mijit sih bisa den, tapi Bibi ambil balsem dulu ya den?”
“Cepetan ya Bi, jangan lama-lama lo?”
“Wah kesempatan nih, aku bisa merasakan tangan lembut Bi Sum memijit badanku.” ucapku dalam hati.
Tak lama kemudian Bi Sum datang dengan balsem di tangan.
“Den, coba Aden tiduran gih.” suruh Bi Sum.
“Eh, iya Bi.” lalu aku telungkup di kasur yang empuk itu, sambil mencopot bajuku. Bi Sum pun mulai memijit punggungku, sangat terasa olehku tangan lembut Bi Sum memijit-mijit.
“Eh, Bi, tangan Bibi kok lembut sih?” tanyaku memecah keheningan.
Bi Sum diam saja sambil meneruskan pijatannya, aku hanya bisa diam, sambil menikmati pijitan tangan Bi Sum, otak kotorku mulai berangan-angan yang tidak-tidak.
“Seandainya, tangan lembut ini mengocok-ngocok penisku, pasti enak sekali.” kataku dalam hati, diikuti oleh mulai bangunnya “Adik” kecilku.

Aku mencoba memecah keheningan di dalam kamar yang luas itu.
“Bi, dari tadi aku nggak melihat om susilo dan Dik rico sih.”
“Lho, apa aden belum dibilangin nyonya, Pak Susilo kan sekarang pindah ke kota B, sedang den Rico ikut neneknya di kota L.” tuturnya.
“Oo.., jadi tante sendirian dong Bi?” tanyaku
“Iya den, kadang Bibi juga kasihan melihat nyonya, nggak ada yang nemenin.” kata Bi Sum, sambil pijatannya diturunkan ke paha kiriku. Lalu spontan aku menggelinjang keenakan.
“Ada apa den?” tanyanya polos.
“Anu Bi, itu yang pegel.” jawabku sekenanya.
“Mm.. Bibi udah punya suami?” kataku lagi.
“Anu den, suami Bibi sudah meninggal 6bulan yang lalu.” jawabnya. Seolah berlagak prihatin aku berkata. lanjut baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

Viral Ngewe Majikanku yang Menggairahkan

 Tradingna.com - Entah kenapa aku jadi menuliskan cerita ini. Cerita yang kupikir sangat sulit untuk kulupakan. Kejadiannya 2 tahun yang lalu. Saat itu aku memang masih gadis desa yang baru saja ke kota. Kota yang menjadi tujuanku adalah Cianjur. Kota yang memang belum terlalu berkembang, namun kupikir aku akan betah. Aku tak tentu tujuan, tapi akhirnya aku memilih menjadi seorang pembantu rumah tangga. Kudapatkan pekerjaan itu di sebuah rumah yang memang tidak terlalu besar. Majikanku itu memang sudah menikah dan punya anak. Ia berprofesi sebagai seorang guru olahraga di SD. Tapi mungkin karena rumah yang ditempati mereka bertiga kurang besar, ditambah lagi ibu majikanku itu sudah tua, maka istri dan anaknya yang masih kecil itu tinggal di rumah terpisah bersama ibu majikanku. Aku berhasil mendapat pekerjaan ini memang karena bagaimana pun seorang pria tentu sulit merawat rumah sendirian, karena istrinya itu memang jarang datang berkunjung (entah bagaimana kehidupan seks mereka itu).


Singkatnya inilah awal perkenalanku:
Aku melangkah masuk ke rumah itu. Bu Titin, mempersilakanku masuk. Ia tampaknya setuju jika aku bekerja di rumah suaminya itu. Setelah berbincang beberapa saat, suaminya pulang. Dan saat itulah aku melihat suami Bu Titin. Dia pun melihat ke arahku. Oh Tuhan, suaminya benar-benar tampan dan seksi. Mungkin karena ia adalah seorang guru olahraga. Pantas saja ia menjaga bentuk tubuhnya itu.
“Tin, siapa dia? Pembantu buatku yang baru ya?”
“Iya, Mas. Aku bingung cari-cari, eh akhirnya ketemu juga,” kata Bu Titin.
“Lastri, perkenalkan ini suamiku, Yayan.”
“Lastri Pak,” kataku malu-malu.
Aku benar-benar terpesona oleh penampilannya itu. Ditambah lagi saat itu dia seperti mandi keringat. Benar-benar bau kejantanannya membuatku bergairah.
“Yayan,” katanya sambil menjulurkan tangannya yang kekar itu padaku.

Singkatnya, aku telah 2 minggu bekerja di rumah Mas Yayan. Aku benar-benar bahagia bisa menjadi pembantu Mas Yayan. Ia tipe pria idamanku. Aku pun merasa beruntung pula karena Bu Titin memang tidak pernah tinggal satu rumah bersama Mas Yayan seperti yang sudah kutuliskan tadi. Paling-paling hari Sabtu Bu Titin datang berkunjung dengan anaknya. Setelah itu pulang lagi. Jika Mas Yayan sudah berangkat, aku sering masuk ke kamarnya. Kuperhatikan selama ini, ia selalu memakai baju-baju ketat dan celana pendek yang super ketat yang sangat seksi menonjolkan otot-otot tubuhnya. Aku ingin tahu, apakah baju-baju seperti itu yang menjadi kegemarannya, soalnya setiap kali bajunya kucuci, aku cuma mencuci baju-baju seperti itu. Dan benarlah, semua jenis bajunya memang seperti itu. Kadang-kadang aku juga sering melihat album fotonya, dan ya ampun! ada sebuah album foto yang disimpannya di bawah tempat tidur. Album itu kutemukan tak sengaja waktu aku hendak mengganti sepreinya. Kurasa album itu dirahasiakan olehnya, soalnya foto-fotonya benar-benar super erotis. Bagaimana tidak, ia berpose bertelanjang bulat tanpa memakai pakaian sehelai pun di setiap foto-fotonya. Langsung saja gairahku memuncak melihatnya. Oh Mas Yayan, aku ingin sekali melihatmu bukan hanya di foto seperti ini!

Setiap kali mencuci bajunya, aku tak langsung mencucinya. Kadang kudekap rapat-rapat baju dan celananya itu. Apalagi yang basah karena keringatnya. Oh benar-benar jantan. Lalu celana dalamnya pun sering kucium dan kujilati. Kadang jika beruntung, kutemukan bulu-bulu kemaluannya tertinggal di celana dalamnya.

Tiba suatu hari, datanglah keberuntunganku. Mas Yayan waktu itu pulang agak sore. Ia memakai kaos ketat berwarna putih yang benar-benar seksi ditambah celana street yang memperlihatkan pahanya yang kekar dan berbulu itu.
“Darimana Mas?” tanyaku. Lanjut baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

Cerita Sex Anal dengan Tukar Pasangan

  Aopok.com - “Lho, Memang Papa juga tidak sakit menyaksikan Mama main dengan orang lain?” balasku tak mau kalah.

“Ma, Justru disitulah seninya, ada perasaan sakit hati, cemburu, nafsu, dll”
Istriku terdiam, mungkin mencoba mencerna kata-kataku. Lama kami terdiam dengan pikiran kami masing-masing, akhirnya..
“Baiklah Pa, Mama setuju, tapi harus dengan pasangan yang bersih! Bukan cowok/cewek panggilan!”
Lega rasanya mendengar kalimat yang aku tunggu-tunggu dari mulut istriku.

*****


Aku langsung mencari-cari pasangan yang mau just fun dengan kami, email-email dari pengirim cerita cerita seks yang menceritakan tukar pasangan aku kirimin ajakan dan setelah sekian lama akhirnya aku mendapatkan reply yang cukup banyak. Memang rata-rata peminat tukar pasangan agak susah cocok, ada aja yang jadi kendala, ntar cowoknya ga cocok dengan ceweknya atau sebaliknya.

Meskipun istriku tergolong cantik dan masih muda (19 tahun) namun bodynya agak kurus dengan dada 32A alias kecil mungil, belum pernah melahirkan, sedangkan aku sendiri Chinese, berwajah biasa-biasa aja, dengan umur 29thn, 173 cm, 73 kg (Kalau ada pembaca yang berminat silakan kirim email)

Pengalaman pertama Dengan suami istri manado, Sungguh pasangan yang serasi, yang laki tinggi, ganteng dan atletis sedangkan istrinya putih bersih, semampai, dengan body yang aduhai, meskipun agak minder akhirnya kami lakoni juga,
Bertempat di sebuah hotel di bilangan Jakarta Timur dengan Paviliun, kami memesan 2 kamar bersebelahan, setelah keadaan aman kami berempat dalam satu kamar. Awal mula rasanya sangat canggung, Namun toh akhirnya kami mulai dengan cumbuan-cumbuan bersama pasangan kami masing-masing, Aku berciuman mesra dengan istriku sementara Johan dan Erni (sebut saja namanya begitu) asyik berciuman juga, Kami saling pandang melihat langsung pasangan lain bermesraan, gairah didadaku semakin terbakar menyaksikannya..

Perlahan namun pasti pakaian kami sudah bertebaran dilantai, Sambil terus bercumbu aku menyaksikan body Erni yang telah bugil, sungguh indah.. aku tak tahan sendiri aku langsung melangkah kearah Erni dan Johan pun mengerti dia langsung mencumbu istriku..

Sementara aku sedang menciumi seluruh tubuh Erni yang mulus, aku melihat johanpun sedang asyik menikmati tubuh istriku, Perasaan gairah, nafsu, cemburu berbaur menjadi satu.. Aku tumpahkan semua hasratku ke tubuh Erni, Jengkal demi jengkal tubuh Erni tidak ada yang luput dari jilatan lidahku dan elusan jari-jariku, buah dadanya yang besar dengan gemas aku remas, putingnya yang kemerahan aku kulum, jilat dan kadang aku gigit pelan, Erni semakin terbakar, jari-jarinya yang lentik menggenggam senjataku, sementara istriku aku lihat sedang asyik mengoral senjata Johan yang telah keras.. Ernipun tak mau kalah, dengan mahirnya dia menjilati dadaku, perut dan terus turun menjilati senjataku, diselingi dengan kocokan tangannya yang lembut..

Kian lama suasana kian panas, aku balik menyerang Erni, lidahku bermain lama di vagina Erni, klitorisnya yang agak besar aku jilat sampai mengembang, lidahku mencoba menerobos kedalam liang vaginanya, sementara jari jariku terus memilin puting buah dadanya, Erni semakin tak tahan dengan seranganku sementara aku lihatpun istiku masih asyik mencumbu penis Johan, mulut istriku yang mungil sampai monyong mengulum senjata Johan yang berukuran lumayan,
Aku semakin terbawa arus, Erni berteriak-teriak tak tahan minta aku segera memasukkan senjataku, namun aku belum puas menikmati keindahan tubuhnya, meskipun lidahku sampai kaku menusuk vagina Erni namun aku terus melumat seluruh tubuhnya.

Aku lihat istriku sudah menerima tusukan senjata Johan dengan gaya doggy, erangan dan rintihan mereka terdengan jelas ditelingaku.. Akupun segera membopong tubuh Erni dan menidurkannya di kasur.. Dengan gaya konvensional Aku masukkan senjataku ke dalam vagina Erni yang sudah basah.. Lain.. sungguh lain dengan vagina istriku, vagina Erni meskipun sudah punya anak 2 masih terasa mencengkram.. Aku terus menaikturunkan pantatku meraih puncak kepuasan, namun sampai keringatku bercucuran dan berbagai macam gaya sudah aku lakukan, aku belum keluar, ada perasaan ingin menang dihatiku yang membuat aku sekuat mungkin menahan orgasmeku..

Dan akhirnya memang aku menang, aku lihat Johan sudah menyemburkan spermanya ke perut istriku.. Aku semakin bergairah melihatnya, Dengan gaya doggy aku terus menggempur Erni yang sudah orgasme 2x, istriku yang melihat aku belum keluar menghampiri aku, tanpa disuruh istriku menjilati ujung dadaku dan kadang disedotnya kencang, Gairahku semakin tak terbendung.. Akhirnya akupun melepaskan orgasmeku di bokong erni.. Lanjut baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

Kisah Catatan Harian Anal Seorang Waria

 Aopok.com - Namaku Catherine, biasa dipanggil Katy. Kelahiran Surabaya 1 Agustus 1971. Aku anak bungsu dari 3 bersaudara, ayahku meninggal sejak aku masih berusia 3 tahun, sehingga praktis aku hidup sendiri sebagai anak laki-laki, karena kedua kakakku perempuan. Aku terlahir dengan nama Katon Sudarmaji, Ibuku bertahan hidup dengan berjualan kue kering, beliau tidak mau menikah lagi dengan alasan ingin maksimal membesarkan anak-anaknya.

Sebenarnya aku lahir sebagai bayi laki-laki yang normal dan tidak ada yang ganjil, dan besar sebagai anak laki-laki yang normal. Aku dikhitan seperti anak laki-laki pada umumnya pada umur 13 tahun, waktu itu aku masih kelas 1 SMP. Aku mulai mimpi basah pada umur 14 tahun. Pada saat itu aku berkaca dan melihat di cermin bahwa aku seorang pemuda yang putih dan ganteng, saat itu aku belum tumbuh rambut (kumis, kelamin dan sebagainya).


Aku biasa tidur sekamar dengan Mbak Tina, kakakku nomor 2, sedangkan Mbak Hera tidur sekamar dengan Ibu. Aku senang sekamar dengan Mbak Tina, karena suka cerita apa saja di sekolahnya, tentang cowok yang naksir dia dan sebagainya. Karena sekamar, aku suka melihat kalau Mbak Tina ganti baju, termasuk pakaian dalam (BH dan CD). Mbak Tina mempunyai koleksi BH cukup banyak dan lucu-lucu serta sexy, selain itu juga baju dan roknya sexy-sexy, pokoknya asyik deh.

Semula tidak ada perasaan apa-apa setiap kali Mbak Tina minta pendapatku mengenai BH yang dipakainya, celana dalam yang dipakainya, begitu seterusnya selalu setiap Mbak Tina membeli atau mendapat hadiah baju, rok dan pakaian dalam. Mbak Tina senang sekali dapat komentar dari saya, soalnya saya selalu memberikan komentar yang menyenangkan dan memberikan ide-ide untuk padu padan BH, celana dalam dan baju yang dipakainya.

Suatu ketika kami sekeluarga mendapat paket bingkisan dari Bude Yayuk (kakak ibuku) yang ikut suaminya menjadi diplomat di Amerika serikat. Kami semua mendapatkan pakaian dari Amrik. Mbak Tina mendapatkan pakaian dalam (BH, Korset, celana dalam, Body Briefer), plus selusin stocking sutra dan berbagai warna, sekaligus dengan garterbelt (tali stocking) yang macam-macam pula. Kami semua bahagia.

Setelah membongkar bingkisan, seperti biasa Mbak Tina memanggilku ke kamar untuk minta pendapat tentang pakaiannya. Dicobanya satu persatu dan minta pendapatku, waktu aku melihat Mbak Tina pakai stocking sepaha dengan garterbelt warna hitam model 4 tali, aku tertegun dan tidak terasa penisku ereksi, tanpa sadar aku terdorong keinginan kuat untuk mencoba memakainya.

Setelah memberikan komentar yang konstruktif untuk Mbak Tina, aku pun minta ijin Mbak Tina mencoba pakai stocking yang warna abu dikombinasi dengan garterbelt warna putih. Mbak Tina mengijinkanku memakainya. Aku menelan ludah, satu persatu kupakai, ya ampuun.. halus sekali stocking yang kupakai, sampai aku merinding bulu kudukku saking nikmatnya.

Setelah semua terpasang dengan rapih, aku pun pinjam BH Mbak Tina yang warna putih transparan, dan ternyata postur tubuhku memang sama persis dengan Mbak Tina, sehingga waktu aku pakai BH terasa pas sekali, hanya bedanya tidak ada payudaranya.
Gantian Mbak Tina yang berkomentar, “Iiih cantik juga kamu lho Ton pakai begitu. Sebentar.. Mbak punya ide, Mbak punya wig bisa kamu coba, terus kamu pakai sepatu hak tinggi punya Mbak.”

Aku pun pakai wig (rambut palsu) dan pakai sepatu hak tinggi punya Mbak Tina, meskipun sepatunya kekecilan karena nomor sepatuku 1 nomor lebih besar dari Mbak Tina. Nampaknya Mbak Tina suka sekali melihatku memakai pakaian dalam perempuan, lebih-lebih aku suka sekali, habiis nikmat sih, jadinya ya klop lah. Wajib baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

Cerita Ngewe Memek dan Anus Cathy

 Iklans.com - Kali ini kami akan menceritakan seorang public figure new comer presenter di industri music dan entertainment. Catherine S, atau lebih kita kenal sebagai Cathy. Seorang VJ MTV INDONESIA, gadis cantik kelahiran Jakarta Oktober 1982. dengan tinggi 170 dan berat 48kg dengan kulit putih mulus ini, tak heran mahasiswi semester 3 London School Of public Relationship ini selalu menjadi pusat perhatian. Bandingkan dengan rekannya VJ Nirina yang tingginya hanya kurang sebahu Cathy. Wajahnya yang damai dan tidak membosankan, sempurna dengan kedua lesung pipitnya.


Malam itu Cathy hanya ditemani oleh seorang pembantunya. Ortu dan saudaranya kebetulan juga sedang keluar kota. Cathy sebenarnya ingin ikut dengan mereka, tapi ia ada tugas sebagai VJ MTV harus menuntutnya siap kapanpun. Hari telah malam, Cathy pun bergegas mempersiapkan dirinya untuk pergi tidur, ia pun mencuci mukanya, dan mengenakan daster yang terbuat dari sutra berwarna biru muda. Cathy sungguh terlihat sexy dengan pakaian tidurnya itu. Tubuhnya terlihat indah dibalik kain sutra tipis itu, kedua payudaranya yang meskipun tidak terlalu besar tapi kencang dan padat, nampak menonjol jelas, benar-benar cantik dan sexy.

Ketika Cathy sudah masuk kamar dan bersiap akan tidur, ia mendengar bel berbunyi, tetapi ia tidak mempedulikannya. Hmm, biar saja pembantu yang membukakan, pikir Cathy dalam hati. Tidak lama kemudian Cathy terkejut mendengar suara ribut-ribut di ruang tengah seperti ada orang yang sedang berkelahi. Ia segera beranjak dari tempat tidurnya dan bergegas keluar dari kamar untuk melihat apa yang terjadi. Alangkah kagetnya Cathy saat ia membuka pintu kamarnya, ia melihat segerombolan lelaki tak dikenal sedang mengobrak-abrik ruangan tengah rumahnya sembari berteriak-teriak, mereka semua terlihat membawa parang yang terhunus.

Melihat itu Cathy mencoba masuk kembali kedalam kamarnya, tetapi terlambat seorang rampok segera menangkap Cathy dan membekapnya dari belakang”Mau kemana Kamu Jangan macam-macam ya Nanti saya bunuh kamuu”, bentak rampok itu.
Cathy mencoba meronta dan berteriak minta tolong.
“Toloong, tooloong, maliing.. maliing”.
“PLAAKK”, tiba-tiba belum selesai ia berteriak, sebuah tamparan keras mendarat dipipinya yang mulus.
“DIAM KAMU!, atau saya gorok leher kamu”.
Mendengar itu Cathy terdiam ketakutan.

Rampok itu segera mengikat tangan Cathy dengan seutas tali dan didudukannya Cathy dilantai dekat kamarnya. Para rampok itu segera sibuk menjarah segala yang berharga di rumah tersebut, mereka masuk kedalam kamar dan menjarah Handphone, jam tangan perhiasan, dan sejumlah uang.
Setelah beberapa saat, seorang rampok berteriak”Mana harta yang laen? koq Cuma segini, masak rumah sebesar ini duitnya Cuma secuil? Hei Non, mana uang yang laen?”.
Nampaknya mereka tidak puas dengan hasil jarahannya.
“Tidak tahu pak. tidak ada uang lagi Cuma segitu.” jawabnya.
“Yang benar saja kamu bohong ya jawab yang benar, mana uang kamu”, Bentak seorang rampok tidak puas akan jawaban Cathy.
“Benar paak orang tua saya lagi pergi, cuman ada segitu.”.

Rampok itu menghampiri Cathy dan berjongkok didekatnya.
“Jadi ga ada uang lagi? cuman ada segini?” Tanya rampok itu.
Cathy hanya mengangguk pelan.


“Teman-teman, denger katanya cuman ada segini uangnya dikit banget, percuma nih kita cape-cape cuman dapat secuil.”
Temannya menyahutinya dengan jawaban-jawaban kasar, penuh makian.
“Hei. ini kan Cathy, VJ MTV, man” seorang rampok yang kebetulan sering menonton MTV mengenalinya.
“Gila beruntung banget gue. Cathy sayang, tiap kali liat elo di MTV gue pasti sambil ngocok nih kontol. Gue gak tahan pengin tau rasanya nunggangin elo Cathy”.
Cathy terkejut mendengarnya.
“Boleh juga kita pesta sebentar” kata rampok tersebut sembari memandangi Cathy yang ketakutan.
Semua teman-temannya yang berjumlah 7 orang berteriak setuju.
Mendengar itu, rampok tadi tersenyum dan berkata kepada Cathy”Ya udah kalo gitu manis, terpaksa non ganti rugi ke kita pake tubuh Non”, ujarnya sambil tersenyum dan membelai wajah Cathy yang cantik. Lanjut baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia